Sunday, March 8, 2020

MANAGEMENT

Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. 

Organisasi (Yunaniὄργανονorganon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologiekonomiilmu politikpsikologi, dan manajemen.Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisis organisasi (organization analysis).
Alasan utama manajemen itu dibutuhkan dalam suatu organisasi / usaha:
     Untuk memudahkan pencapaian tujuan, baik tujuan organisasi maupun tujuan pribadi. Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dan juga tujuan individu yang ada dalam organisasi tersebut. Semua bentuk organisasi dimana orang-orang bekerja bersama mencapai tujuan yang telah ditetapkan, membutuhkan manajemen. Manajemen diperlukan organisasi agar usaha pencapaian tujuan menjadi lebih mudah.
Ada empat tujuan manajemen dalam sebuah organisasi adalah sebagai berikut:
1)      Tujuan Sosial
Tujuan sosial manajemen adalah agar organisasi atau perusahaan bertanggungjawab secara sosial dan etis terhadap keutuhan dan tantangan masyarakat dengan meminimalkan dampak negatifnya.
2)      Tujuan Organisasional
Tujuan organisasional adalah sasaran formal yang dibuat untuk membantu organisasi mencapai tujuannya.
3)      Tujuan Fungsional
Tujuan fungsional adalah tujuan untuk mempertahankan kontribusi pada tingkat yang sesuai  dengan kebutuhan organisasi
4)      Tujuan Individual
Tujuan individual adalah tujuan pribadi dari tiap anggota organisasi atau perusahaan yang hendak mencapai melalui aktivitasnya dalam organisasi.
Ada tujuan tertentu, betapa pentingnya kemampuan mengorganisasi bagi seorang manajer. Suatu perencana yang kurang baik tetapi organisasinya baik akan cenderung lebih baik hasilnya daripada perencanaan yang baik tetapi organisasi tidak baik.
Pembagian fungsi manajemen menurut beberapa ahli manajemen, di antaranya yaitu :
a.       Menurut Dalton E.M.C. Farland (1990) dalam “Management Principles and Management”, fungsi manajemen terbagi menjadi :
6.      Planning (Perencanaan)
7.      Organizing (Pengorganisasian)
8.      Controlling (Pengawasan)
b.      Menurut George R. Terry (1990) dalam “Principles of Management”, proses manajemen terbagi menjadi :
·         Planning (Perencanaan)
·         Organizing (Pengorganisasian)
·         Controlling (Pengawasan)
·         Activating (Pelaksanaan)
c.       Menurut H. Koontz dan O’Donnel (1991) dalam “The Principles of Management”, proses dan fungsi manajemen terbagi menjadi :
·         Planning (Perencanaan)
·         Organizing (Pengorganisasian)
·         Controlling (Pengawasan)
·         Directing (Pengarahan)
d.      Menurut Prof. Dr. Sondang P. Siagian
·         Planning (perencanaan)
·         Organizing (pengorganisasian)
·         Motivating (pemberian dorongan)
·         Controlling (mengarahkan)
·         Evalution (mengawasi kegiatan yang telah selesai)
e.       Henry Fayol
·         Planning (perencanaan)
·         Organizing (pengorganisasian)
·         Commanding (pemberian komando)
·         Coordinating (pengkoordinasian tugas)
·         Controlling (pengawasan sedang berjalan)
f.       Luther M. Guillck
·         Planning (perencanaan)
·         Organizing (pengorganisasian)
·         Sttafing (pengadaan tenaga kerja)
·         Directing (pembimbingan)
·         Coordinating (pengkoordinasian tugas)
·         Raporting (prelaporan)
·         Budgetting (penganggaran)

Fungsi Operasional dalam Manajemen

1)      Manajemen Sumber Daya Manusia
2)      Manajemen Pemasaran
3)      Manajemen Operasi/Produksi
4)      Manajemen Keuangan
5)      Manajemen Informasi

Monday, January 20, 2020

Kearifan Lokal

5 Kearifan Tradisional Indonesia


1. Awig-Awig ( Lombok Barat dan Bali )

Merupakan aturan adat yang menjadi pedoman untuk bertindak dan bersikap terutama dalam hal
berinteraksi dan mengolah sumber daya alam dan lingkungan didaerah Lombok Barat dan Bali.

Image result for awig awig


2. Cingcowong ( Sunda / Jawa Barat )

Merupakan upacara untuk meminta hujan, tradisi Cingcowong ini dilakukan turun temurun oleh masyarakat Luragung guna untuk melestarikan budaya serta menunjukan bagaimana suatu permintaan kepada yang Maha Kuasa apabila tanpa adanya patuh terhadap perintahNya.

Image result for cingcowong


3. Bebie ( Muara Enim – Sumatera Selatan )

Merupakan tradisi menanam dan memanen padi secara bersama-sama dengan tujuan agar pemanenan padi cepat selesai, dan setelah panen selesai akan diadakan perayaan sebagai bentuk rasa syukur atas panen yang sukses.

Image result for bebie muara enim

4. Hutan Larangan Adat ( Desa Rumbio Kec. Kampar Prov. Riau )

Kearifan Lokal ini dibuat dengan tujuan untuk agar masyarakat sekitar bersama-sama melestarikan hutan disana, dimana ada peraturan untuk tidak boleh menebang pohon dihutan tersebut dan akan dikenakan denda seperti beras 100 kg atau berupa uang sebesat Rp 6.000.000,- jika melanggar.


Image result for hutan larangan adat rumbio

5. Bercocok Tanam ( Jawa )

kearifan lokal budaya Jawa adalah konsep pranata mangsa. Masyarakat petani dahulu mengenal konsep itu untuk melakukan kegiatan dalam bercocok tanam.

Image result for konsep pranata mangsa bercocok tanam jawa